Mencintai Allah dan Rasulnya Melebihi Apapun di Dunia Ini

Bismillahirrohmanirrohim,

Alhamdulillahirobbil’alamiin. Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad. Wa ba’du.
Wahai saudaraku kaum mu’minin, sesungguhnya sebaik-baik manusia di dunia ini adalah mereka yang paling besar kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan tidak ada lagi manusia yang paling mulia kecuali yang paling besar kecintaannya setelah mereka. Mereka adalah orang-orang yang hatinya dipenuhi rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya sehingga segala aktivitasnya selalu dipersembahkan untuk-Nya. Dan apabila disebutkan kepadanya nama Allah, maka bergetarlah hati mereka disebabkan sangat besarnya rasa cinta tersebut.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu ialah mereka yang apabila disebutkan nama Allah, maka bergetarlah hati mereka. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, maka bertambahlah keimanannya. Dan hanya kepada Allah mereka bertawakkal. (Al-Anfaal:2).
Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan bergetarnya hati seseorang apabila disebutkan nama Allah? Jika Anda mengira bahwa itu hanyalah sebuah kalimat kiasan maka sesungguhnya Anda keliru. Bergetarnya hati seseorang saat disebutkan nama Allah benar-benarlah sebuah getaran yang dirasakan oleh seseorang yang sangat besar cintanya kepada-Nya. Saat disebutkan nama Allah, maka dadanya akan berdesir, matanya panas melelehkan air mata, badannya berguncang, dan lidahnya bertasbih memuji-Nya. Saat itu ia merasakan keagungan Allah, teringat akan dosa-dosanya yang sangat banyak, dan merasa dirinya sangat hina dan lemah tiada berdaya. Begitulah jika cinta kepada Allah telah merasuk ke dalam sanubari seorang mu’min.
Begitu juga kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat dirasakan oleh seorang mu’min. Bagi mereka yang mencintai Rasul, maka setiap kali disebutkan namanya, hatinya akan diliputi kesyahduan. Tidak pernah lupa ia membacakan sholawat untuknya. Dan setiap sholawat akan menjadi senandung terindah di dunia ini. Senandung yang mengingatkannya akan sosok yang sangat mencintai kaum muslimin. Sosok yang mengorbankan setiap waktu, harta, dan tenaga dalam hidupnya untuk mendidik kaumnya. Lalu ia akan sangat merindukannya, berharap syafa’atnya, dan berdo’a agar suatu saat Allah akan mempertemukannya dengannya. Setiap mendengar namanya, ia merasa sangat malu karena sering meninggalkan sunnahnya, mendurhakai ajarannya, dan lalai dalam meneladaninya. Dan seorang mu’min yang mencintai Rasulullah SAW dengan segenap cintanya akan merasakan semua itu.
Lalu di mana tempatmu pada saat ini di antara semua tanda cinta tersebut? Adakah Anda bersama mereka yang mencintai Allah dan Rasulnya?
Wahai saudaraku, jika Anda mengaku bahwa Anda mencintai Allah dan Rasul-Nya, janganlah Anda mengira bahwa rasa cinta itu hanya persoalan hati semata. Jangan pernah Anda berpikir bahwa kecintaan Anda hanya tertuang pada tangisan-tangisan Anda saat berzikir dan berdo’a. Jangan juga Anda berpikir bahwa kecintaan itu hanya sebatas kerinduan yang memuncak, rasa ekstasi dan fana’ dalam puisi dan tarian kaum sufi. Sesungguhnya kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya  adalah perpaduan antara amalan hati dan perbuatan. Kecintaan Anda kepada Allah perlu dibuktikan dengan mengerjakan sunnah Rasul-Nya. Maka kecintaan itu yang akan membawa Anda merasakan kenikmatan beribadah, tidak merasa terbebani dengan suatu kewajiban, dan tidak merasa berat meninggalkan larangan-Nya.
Rasa cinta kepada Allah adalah akar dan sumber dari semua kebaikan. Rasa cinta kepada Allah menuntun Anda untuk mencintai Rasul-Nya. Rasa cinta kepada Allah membuat Anda berdiri menyambut seruan Allah saat azan berkumandang. Rasa cinta kepada Allah menggerakkan Anda untuk membaca Al-Qur’an, bertasbih saat melihat kegungan-Nya, memohon ampun atas kesalahan yang Anda perbuat, bangkit untuk melaksanakan qiyamullail, menyedekahkan harta yang Anda miliki, membantu orang yang kesusahan, dan berdo’a saat Anda akan tidur di malam hari. Rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya adalah ruh dalam setiap amal sholeh yang seorang mu’min kerjakan. Dan itulah yang membedakan seorang mu’min dengan orang lain. Karena segala amal sholehnya dikerjakan atas dasar rasa cintanya kepada Allah dan bukan karena alasan lainnya.
Namun, rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya akan menuntut suatu pengorbanan. Pengorbanan yang akan menunjukkan seberapa besar kadar kecintaan Anda yang sebenarnya. Dan seorang mu’min yang sungguh bertakwa kepada Allah, akan mengorbankan apapun demi cintanya kepada Allah. Perhatikan kembali saudaraku, seorang mu’min akan mengorbankan apapun. Ya, apapun yang ia miliki dan ia cintai di dunia ini demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.
Jika tampak bagi seorang mu’min bahwa ia mencintai sesuatu dalam hidupnya, maka Allah akan mengujinya dengan sesuatu itu. Semakin besar kecintaannya kepada sesuatu, maka yang dituntut dari dirinya sebagai pengorbananya adalah dengan sesuatu tersebut. Apabila ia mencintai waktu dalam hidupnya sehingga Anda melihat ia selalu berada dalam kesibukan karena ia tidak ingin menyia-nyiakan waktunya untuk memperoleh keuntungan dunia, maka Allah akan membenturkan waktu yang paling berharga dalam hidupnya dengan bukti pengorbanan cintanya kepada Allah. Lalu ia akan mendengar azan berkumandang saat ia sedang dalam keadaan sibuk. Lalu ia akan mendengar orang yang meminta pertolongan kepadanya sehingga ia harus meninggalkan pekerjaannya. Maka apabila ia benar-benar mencintai Allah, ia akan meninggalkan sebagian waktunya untuk memberikannya kepada Allah.
Orang yang lainnya terus disibukkan dengan harta dunia sehingga ia mencintai hartanya itu dengan kecintaan yang sangat besar. Maka Allah akan membenturkan kecintaannya kepada hartanya dengan suatu pengorbanan demi cintanya kepada Allah. Lalu ia akan melihat orang yang kesulitan dan membutuhkan bantuan keuangan. Lalu ia akan melihat orang meminta sedekah untuk pembangunan masjid atau keperluan da’wah Islam. Lalu ia akan kehilangan sebagian harta benda yang ia cintai. Maka akan dibuktikan kadar cintanya kepada Allah dengan seberapa besar pengorbanannya.
Sedangkan sebagian orang yang lain menjadikan cintanya kepada seseorang sebagai puncak kecintaannya di dunia, entah itu kepada kekasihnya, keluarganya, bahkan artis atau idolanya di dunia ini. Kemudian pasti akan dibenturkan rasa cintanya kepada seseorang tersebut dengan cintanya kepada Allah. Lalu ia akan kehilangan orang yang sangat ia cintai. Lalu Allah akan memanggil kekasihnya tersebut meninggalkan dunia ini. Atau Allah akan memaksanya untuk meninggalkan orang yang ia cintai demi menunjukkan cintanya kepada Allah. Maka hanya orang-orang yang menjadikan Allah sebagai puncak rasa cintanya yang akan mampu lulus dari ujian tersebut.
Demikianlah setiap orang akan diuji sesuai dengan apa yang paling ia cintai dan akan dilihat seberapa besar pengorbanan yang dapat ia berikan kepada Allah sebagai bukti rasa cintanya kepada-Nya.
Dan diantara manusia, terdapat orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan bagi-Nya. Mereka mencintai tandingan-tandingan itu sebagaimana mereka mencintai Allah. Sedangkan orang-orang yang beriman, sesungguhnya mereka jauh amat besar cintanya kepada Allah. Dan seandainya orang-orang yang zhalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), dan bahwasannya kekuatan itu hanyalah milik Allah dan Allah itu Maha Keras sikaan-Nya, (tentulah mereka akan menyesal). (Al-Baqoroh:165)
Maka tanyakanlah kepada diri Anda, apakah atau siapakah yang paling Anda cintai di dunia pada saat ini? Dan jika Anda telah menemukan jawabannya, bersiaplah untuk kehilangannya demi cinta Anda kepada Allah.
Wallahu a’lam bisshowab.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Mencintai Allah dan Rasulnya Melebihi Apapun di Dunia Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s