Menghiasi Diri Dengan Akhlak Mulia

Bismillahirrohmanirrohim..

Alhamdulillah..wassholawatu wassalaamu ‘ala Rasulillah.. wa ‘ala alihi wa man_walah.. wa laa hawla wa laa quwwata illa biLlah..

Wahai saudaraku, kaum mu’minin di manapun Anda berada. Pada kesempatan ini saya akan mencoba memaparkan secara singkat mengenai hal yang sangat penting bagi seorang mu’min untuk diketahui dan dipahami. Sebenarnya, hal ini merupakan sesuatu yang sangat umum dan sudah jamak kita dengar di banyak tempat, tetapi sering sekali kita abaikan dan jarang sekali kita sadari. Untuk memulainya, saya akan sampaikan sebuah kisah singkat, yang dari kisah ini akan saya sampaikan hikmahnya, sehingga Anda dengan izin Allah tentunya dapat memahami bangunan Islam ini secara utuh sebagai bangunan yang solid, kokoh, simetri dan kongruen dalam segala aspek kehidupan. Semoga Allah SWT memudahkan saya untuk menyampaikannya, dan memberikan kemudahan pada Anda untuk memahaminya.

Kisah ini adalah kisah dua orang wanita di zaman Rasulullah SAW. Yang pertama adalah wanita yang rajin sekali beribadah, sedangkan yang kedua adalah wanita yang biasa-biasa saja ibadahnya. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Berteman dengan Orang-orang Sholeh

Bismillahirrohmanirrohim..

Alhamdulillah, wassholatu wassalaamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala alihi waman walahu..

Asyhadu an_Laa ilaaha illa_Llah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu..

Segala puja dan puji hanya milik Allah SWT, Tuhan semesta alam. Tiada sembahan lain dalam hidup kami kecuali hanya diri-Nya. Hanya kepada-Nya kami meminta dan hanya kepada-Nya kami memohon petunjuk.

Wahai saudaraku, bagaimana keadaan imanmu saat ini? Semoga Allah SWT selalu menjagamu di dalam kebaikan dan menjaga dirimu selalu istiqomah di jalan yang lurus. Amiin..

Pada kesempatan ini, saya ingin sedikit berbagi kepada Anda mengenai sebuah ayat dalam Al-Qur’an. Ayat yang sangat indah sekali sekaligus mengharukan. Beberapa hari yang lalu, saat membaca ayat ini, tiba-tiba saja bacaan Al-Qur’an saya terhenti dan tak terasa air mata mengalir. Sungguh, ayat ini menghunjam jauh ke dalam pikiran dan hati saya. Saya teringat pesan seorang ustadz, bahwa setiap kali kita membaca Al-Qur’an, maka kita harus menyadari bahwa ayat-ayat di dalamnya adalah ucapan langsung dari Tuhan semesta alam yang ditujukan langsung kepada setiap pembacanya. Dan pada saat membaca ayat ini, saya sungguh merasakan bahwa ayat ini ditujukan kepada saya. Sebuah ayat yang mengandung pesan yang sangat dalam sekaligus jauh melampaui segala zaman karena ayat ini dengan sangat sempurna menyingkap hakikat keimanan, kemanusiaan, dunia dan akhirat. Pada tulisan yang singkat ini, saya ingin sekali mengajak pembaca ikut merasakan betapa hebatnya ayat ini dan betapa pentingnya pesan yang disampaikan oleh Allah SWT melalui ayat ini. Semoga Allah membukakan hati kita semua untuk menerima hidayah-Nya.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Senantiasa Berusaha Memperbaharui Keimanan

Tulisan ini didedikasikan bagi kaum muslimin yang  bertekad mati dalam keadaan husnul khotimah…

Bismillahirrohmanirrohim..

Segala puja dan puji hanya milik Allah SWT, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kami sampaikan kepada kekasih kami, Rasulullah SAW.

Wahai saudaraku, sesungguhnya Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا بَعِيدًا

“Hai orang-orang yang beriman, berimanlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kepada kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya, dan kitab yang telah diturunkan sebelumnya. Barangsiapa yang inkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasulnya dan dan hari akhir, maka sungguh ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (Annisa:136)

Menarik mencermati perintah pada awal ayat tersebut. Mengapa orang yang sudah beriman, yang dipanggil dengan panggilan orang yang beriman, kemudian diperintahkan kembali untuk beriman? Imam Ibnu katsir menjelaskan dalam tafsirnya mengenai ayat tersebut. Sesungguhnya perintah beriman di sana berarti perintah bagi orang beriman untuk selalu berusaha memperbaharui dan meningkatkan keimanannya. Orang yang sudah beriman sekalipun harus senantiasa berusaha dan bersungguh-sungguh menguatkan keimanan yang telah ada di dalam dirinya sehingga tidak menjadi lemah atau bahkan luntur. Tak peduli setinggi apapun keimanannya, tak peduli sehebat apapun pengorbanan yang sudah dilakukannya, seorang mu’min harus selalu berusaha keras memupuk keimanan di dalam dirinya akan Allah, Rasulullah, Al-Qur’an, dan kitab-kitab terdahulu. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tidak Memiliki Keraguan Sedikitpun Akan Keimanannya

A’udzu billahi min_assyaithon_arrojim, Bismillahirrohmanirrohim..
Alhamdulillah, wassholawatu wassalamu ‘ala Rasulillah, wa ‘ala alihi waman_walah
Asyhadu an_Laa ilaaha illaLlah wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah
amma ba’du..

Sungguh wahai saudaraku, tak ada nikmat yang lebih besar di dunia ini selain nikmat iman dan islam. Dengan nikmat itulah maka Allah menjadikan manusia merasakan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dan hanya dengan nikmat iman itu manusia mampu bertahan di tengah kondisi yang sulit, menahan sakitnya ujian dunia, dan mensyukuri kenikmatan dunia lainnya dengan tetap mendapatkan keridhoan Allah yang akan mengantarkannya mendapatkan kebahagiaan akhirat. Itulah yang membedakan seorang mu’min dan seorang kafir. Amalan kebaikan seorang mu’min yang dilakukan secara tulus akan diterima oleh Allah, tetapi amal baik seorang kafir tak bernilai apa-apa di sisi Allah meskipun jumlahnya sangat banyak. Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Menghindarkan Diri Dari Keterperdayaan (3)

Segala puja dan puji hanya milik Allah SWT. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah SAW.

Alhamdulillah, setelah beberapa lama penulis tidak pernah menambah daftar tulisannya di blog ini, akhirnya Allah kembali mengizinkan saya untuk kembali menulis, berbagi ilmu dan hikmah di sini. Kesibukan yang saya alami beberapa waktu terakhir membuat semuanya jadi bertambah sulit. Saya harus bepergian ke luar kota dan mengurus segala macam pekerjaan yang menyita tenaga dan waktu sehingga kegiatan menulis yang biasanya saya lakukan di malam hari terasa begitu berat karena kelelahan. Sulitnya akses internet di beberapa daerah yang saya kunjungi juga membuat aktivitas menulis yang biasanya langsung saya lakukan di blog secara online menjadi terhambat. Belum lagi kondisi kesehatan saya yang memburuk dalam beberapa hari terakhir membuat saya tak bisa terjaga dalam waktu lama di malam hari karena keharusan untuk beristirahat yang cukup untuk mempercepat pemulihan. Maka menjadi suatu karunia yang sangat besar bagi saya untuk dapat melanjutkan apa yang belum saya tuntaskan di sini. Alhamdulillah.
Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Menghindarkan Diri Dari Keterperdayaan (2)

A’udzubillahi min_as-syaithoni_ar-rojim,
Bismillahirrohmanirrohim…

Wahai saudaraku yang saya cintai karena Allah, sesungguhnya menyelamatkan diri dari keterperdayaan merupakan hal yang sangat sulit. Bisa dikatakan, hampir tak ada seorangpun dari manusia yang tidak tergelincir oleh dunia dan tipu daya setan, kecuali para Nabi dan Rasul serta orang-orang pilihan-Nya. Keterperdayaan itu muncul dalam beraneka rupa jenis dan bentuknya. Di antara jenis keterperdayaan yang paling banyak menimpa manusia ialah terperdaya oleh kesenangan dunia. Dan seperti yang telah saya terangkan dalam tulisan sebelumnya, bahwa orang-orang yang masuk dalam keterperdayaan ini adalah mereka yang kafir dan sangat lemah imannya kepada Allah. Sedangkan di atas mereka terdapat golongan-golongan yang lebih baik dengan ujian keterperdayaan yang berbeda. Dan jenis keterperdayaan ini adalah terperdaya oleh amal ibadah.
Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Menghindarkan Diri Dari Keterperdayaan (1)

A’udzubillahi min_as-syaithoni_ar-rojim, bismillahirrohmanirrohim..

Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad,
Sebelum saya memulai tema ini, izinkan saya sedikit menjelaskan bagaimana semua tulisan ini tersusun dan ditulis. Saat pertama kali terlintas ide untuk membuat blog seperti ini, saya kemudian membuat daftar akhlak yang harus ada pada diri seorang mu’min -lebih tepatnya akhlak orang yang bertakwa- dan saya membuat urutan keutamaan akhlak tersebut sesuai prioritasnya. Daftar itu berisi puluhan kebiasaan atau sifat-sifat terpuji yang sebenarnya sudah biasa ditulis atau dipaparkan, tetapi saya merasa bahwa ada banyak rahasia dan hikmah yang tak pernah terungkap mengenai semua akhlak tersebut. Kemudian saya berusaha untuk menjelaskannya sesuai dengan apa yang saya pahami berdasarkan ilmu saya yang masih sedikit dalam renungan-renungan atas kajian saya terutama saat membaca Al-Qur’an. Kebanyakan hasil renungan tersebut merupakan saripati dari semua buku yang pernah saya baca atau kajian yang telah saya ikuti. Sedangkan apa yang akhirnya saya tulis adalah kesadaran atau gugahan jiwa yang muncul saat saya membaca Al-Qur’an atau sedang menjalani hari-hari saya.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment